Skip to main content

Posts

Tunggu Apalagi, Pak Presiden! #opinion Source Image: pinterest.com Wabah pandemi yang disematkan pada COVID-19 oleh WHO akibat potensi penyebarannya yang luas masih terus berlanjut di berbagai dunia. China hingga hari ini bisa sedikit menarik nafas setelah perjuangan untuk menetralisir sejumlah kasus pandemi rakyatnya mengalami penurunan. Namun, tidak sampai disana. Kini seluruh dunia diluar China justru menjadi sasaran berikutnya, seperti Italia perhari ini menjadi jumlah terbesar kedua 17.600 kasus, Iran 12.700 kasus, Korea Selatan 8.000 kasus dan negara lainnya termasuk Indonesia yang per hari ini ada 117 kasus. Coretan tak berfaedah ini bukan untuk membahas soal COVID-19 secara medis seperti penanganan, pencegahan atau hal yang harus dan tidak dilakukan. Namun, yang saya tekankan adalah persoalan “akibat” dari COVID-19 yang bergemuruh di seisi tanah air setelah adanya kasus pertama hingga jumlah terupdate hari ini. Pertama , saya sedikit heran ketika kasu...
Recent posts

Diskusi: Antara Marhaenisme dan Marxisme #3

Source Image: http://stephenkoppekin.net/blog/page/6/ Merdeka! Apa Itu Marhaenisme?             Jelas, seperti yang telah diutarakan sebelumnya oleh Sayuti Melik bahwa untuk mengetahui persamaan dan perbedaan antara Marhaenisme dan Marxisme, orang harus benar-benar paham apa sejatinya Marhaenisme dan apa sejatinya Marxisme. Jika keduanya belum benar-benar dimengerti pastilah orang tidak dapat menampakkan persamaan dan perbedaannya. Mungkin orang hanya dapat mengatakan bahwa Marhaenisme itu sama dengan Marxisme atau hanya dapat menegaskan bahwa Marhaenisme itu berbeda dengan Marxisme. Lalu, apa sebenarnya yang dinamakan Marhaenisme (Menurut Sayuti Melik)? Sayuti Melik menandaskan bahwa jawaban dari pertanyaan diatas bisa banyak dan macam-macam. Tapi dapat dibagi menjadi 3 (tiga): Jawaban menurut arti kata Jawaban menurut pengertian Jawaban menurut perbandingan dengan -isme yang lain  Jawaban men...

Diskusi: Antara Marhaenisme dan Marxisme #2

Source Image: https://id.pinterest.com/pin/823666219322752053/ Merdeka! Jika sebelumnya di bagian #1 perbedaan antara Partindo dan PNI adalah perbedaan Marxisme, pemahaman tentang sesuatu yang dinamakan Marxis (penggunaan istilah), bukan tentang Marhaenisme sendiri. Hal ini sudah terang penjelasannya dari Asmara Hadi (Partindo) dan Suwirjo (PNI).  (Antara Marhaenisme dan Marxisme #1) Sebagai seseorang yang mempelajari Marxisme dalam tenggang lama, baik dengan mendengarkan kursus-kursus yang diberikan tokoh maupun bacaan buku-buku Marxisme. Bahkan mengamati bagaimana perjuangan kaum Marxis. Hal itu dinilai tak perlu diragukan bagaimana pemahaman nya dalam -isme ini. Pun dalam Marhaenisme meski sangat awal ia mempelajarinya dengan membaca buku-buku dan mendengarkan pidato-pidato Bung Karno juga mengamati perjuangannya pula, kendati baru awal mempelajarinya dibandingkan dengan diskursus Marxisme tetapi tidak membentuk pemahaman terhadap Marhaenisme kurang, kaku atau ...

Diskusi: Antara Marhaenisme dan Marxisme #1

Source Image: http://www.aktual.com/kisah-perjalanan-hidup-si-pengetik-naskah-proklamasi-sayuti-melik/ Merdeka! Siapa yang tidak mengenal sosok Sayuti Melik? Jika dalam buku-buku sejarah sekolah sering disebut sebagai seseorang yang mengetik naskah teks proklamasi. Apa ada yang lain? Jika tidak ada hal lain yang dapat kita kenal dari beliau, kini kita akan mengenalnya dari sisi lain yaitu pemikiran inteleknya mengenai Marhaenisme dan Marxisme, sebuah tulisan yang dituangkan dalam buku “Antara Marhaenisme dan Marxisme” dan diterbitkan oleh Penerbit Kendi. Fakta yang sangat prominen untuk mengenang Sayuti Melik sebagai pengetik naskah proklamasi adalah ada kebenaran lebih elok yang jauh sebelum pengetikannya itu dilaksanakan, yaitu beliau sudah menjadi penulis menjengkelkan kaum kolonial. Karena itulah, Sayuti Melik seorang tokoh pergerakan dekat Marxisme, yaitu perjuangan kelas yang ia tekuni melawan para kolonial. Ia mempelajari Marxisme sudah sangat lama baik di luar n...

5 Web Yang Perlu Kamu Kunjungi Untuk Informasi Lowongan Pekerjaan (yogyakarta) dan sekitarnya

sumber gambar: https://www.lapakterpecaya.com/tag/wirausaha-sukses/ Kian hari pekerjaan memang sangat sulit didapatkan, karena persaingan yang semain ketat sehingga tidak sedikit para perusahaan yang bekerja di bidang tertentu membutuhkan karyawan-karyawannya dengan syarat-syarat tertentu, dari persyaratan itulah yang membuat orang sulit untuk menyesuaikan. Kalau pun ada persyaratan yang standard tidak dengan embel-embel yang lain tapi persaingan nya begitu ketat. Memang, dibutuhkan informasi yang cukup untuk mengetahui pekerjaan yang update dan ter-anyar agar bisa mempersiapkannya lebih matang. Oleh karena itu, pada postingan ini disediakan 5 web sebagai rekomendasu yang menyediakan jasa informasi tentang Lowongan Pekerjaan khusus daerah Yogyakarta yang update dan mudah dicari. 1.  www.jogjakarir.com Di web ini disediakan berbagai informasi lowongan pekerjaan. Mulai dari staf admin, technical, customer service dan masih banyak lagi. Jadi kalian bisa memilih pek...
Kita berdemokrasi, apapun dikata rakyat itulah suara hati mereka. Tidak pernah terduga jika satu hal KATA bisa berakibat fatal, entah ada aktor dibalik peristiwa ini seperti yang dikatakan orang nomor 1 Indonesia atau ada hal lain yang dikaitkan dengan peristiwa ini. Gubernur jakarta nonaktif dituduh penistaan surat Al-Maidah dan tuduhan itu tersebar setelah ada seseorang menyebar luaskan videonya. 4 November pun menjadi peristiwa bersejarah dimana seluruh umat islam Indonesia berkumpul dalam suatu tempat untuk menuntut pihak hukum yang dianggap lamban dalam proses tuduhan penistaan Al-Quran yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta Nonaktif. Brainstorming saya tidak ada asap jika tidak ada api. Ahok hanya membela diri saat orang lain memberikan api padanya. Kalaupun Ahok sendiri yang membuat percikan api itu pasti tidak ada kaitannya dengan Buni Yani yang meminta maaf atas kesalahannya karena salah transkip video. Sadar tidak sadar baru saja proses kampanye pilkada Jakarta dilaks...
2 Tahun Kepemimpinan Presiden Jokowi-JK 2 Tahun sudah negara ini dipimpin oleh orang baru, gagasan-gagasan baru, aturan baru, kebijakan baru, sampai ke permasalahan-permasalahan baru. Tentunya masalah lama hampir terselesaikan dan masalah baru muncul kembali. Tidak heran sebagian orang berpikir dari sisi permasalahan yang baru muncul yang menganggap pemerintah masih belum bisa mengatasi Indonesia, dan ada pula yang berpikir seolah-olah apabila mereka diposisi sebagai pemerintah mengurus begitu banyak permasalahan yang berbeda, ditempat yang berbeda, di waktu yang sama dan harus berpikir mana yang harus diprioritaskan mereka menganggap pemerintah sudah bisa mengatasi masalah daripada sebelumnya yang masih kacau balau. 2 Tahun menjadi waktu yang sangat singkat bagi orang yang setiap hari memikirkan orang banyak, Mau dibawa kemana negara ini, mau dibagaimanakan lagi negara ini. Disamping harus menyelesaikan masalah, juga harus memajukan bagaimana negara ini agar tidak ketinggalan. P...